Fungsi Seni Sastra

Fungsi Seni Sastra

Fungsi Seni Sastra

vds.co.id – Seni sastra, diwujudkan dalam bentuk karya sastra, memiliki beberapa fungsi penting dalam masyarakat, termasuk:

a) Sarana menyampaikan pesan moral

Antara lain, penulis menulis karya sastra untuk menyampaikan model kehidupan yang diidealkan dan diwakili dalam cerita dengan karakter. Dengan karya sastranya, penulis menyampaikan pesan-pesan moral yang berhubungan dengan kualitas mulia kemanusiaan dan memperjuangkan hak asasi manusia dan martabat. Kualitas-kualitas ini pada dasarnya bersifat universal, yang berarti bahwa semua itu diyakini oleh semua orang. Pembaca diharapkan melakukan keadilan untuk properti ini dan kemudian menerapkannya dalam kehidupan nyata.

Moralitas dalam sastra atau kebijaksanaan yang diberikan oleh penulis selalu dalam arti yang baik karena pada awalnya semua karya sastra baik. Jika cerita menunjukkan sikap dan perilaku karakter yang tidak terpuji, baik sebagai antagonis maupun sebagai protagonis, itu tidak berarti bahwa penulis menyarankan perilaku tersebut. Pembaca diharapkan untuk mengambil kebijaksanaan mereka sendiri dari sejarah. Sesuatu yang baik bahkan lebih terlihat ketika berhadapan dengan sesuatu yang buruk.

b) sarana kritik

Seni sastra, khususnya sastra tertulis, dapat menjadi sarana menyampaikan kritik terhadap fenomena sosial dan politik di masyarakat. Misalnya, novel atau puisi yang berhubungan dengan masalah kemiskinan, perbedaan gender antara pria dan wanita atau ketimpangan sosial. Sastra membuat komunitas membaca berempati dan kepribadian, yang pada gilirannya terinspirasi untuk membantu memecahkan masalah sosial ini.

c) Promosi nasionalisme dan penghormatan terhadap budaya daerah

Sebagai bagian dari budaya nasional, seni sastra Indonesia adalah sarana ekspresi budaya dalam konteks upaya untuk meningkatkan kesadaran sejarah dan semangat nasionalisme. Semangat nasionalisme dalam seni sastra tidak hanya menjadi topik selama periode revolusioner, tetapi juga di era globalisasi, yang dapat mengancam fondasi nasionalisme.